6 Hal yang Harus Kamu Persiapkan Sebelum Memulai Cinta yang Baru

Setiap orang memiliki kisah masa lalunya masing-masing, tak tidak banyak pula yang masih terjebak dengan masa kemudian dan kesudahannya move on juga belum kesampaian. Mereka yang belum dapat move on memang masih merasakan sisa-sisa luka yang ada seraya merangkak berbenah diri sendiri. Seharusnya menyambut cinta yang baru memang butuh diniatkan supaya tidak berlama-lama terbenam dalam sembilu.

Hal baik dibuka dari diri yang baik, untuk tersebut kamu mesti mengawali dari diri sendiri supaya mendapatkan cinta yang baik. Mau dapet pacar yang rajin dan pintar tapi anda sendiri pemalas dan kuliahnya ogah-ogahan, inginkan sampai lebaran gajah pun nggak bakal ketemu tersebut mah! Untuk tersebut kamu butuh mempersiapkan dirimu guna menyambut cinta yang baru dengan 6 urusan menurut Info Tips & Trik Vlog Terbaru ini.

1. Berdamailah dengan masa kemudian dan lupakan kisah buruk, jadilah dirimu yang baru

6 Hal yang Harus Kamu Persiapkan Sebelum Memulai Cinta yang Baru
6 Hal yang Harus Kamu Persiapkan Sebelum Memulai Cinta yang Baru

Seburuk apapun masa lalumu, masa kemudian tetaplah masa kemudian yang tidak mungkin dapat diperbaiki. Kamu juga tidak barangkali memutar waktu guna kembali kesana kan? Kamu tidak guna hidup di sana, hidupmu di masa mendatang dan perbaikilah apa yang menurutmu memang telah di luar jalur. Jangan menantikan waktu guna pulihkan lukamu, anda harus bergerak sebelum masa-masa yang anda punya terbuang sia-sia melulu untuk meratapi luka. Tinggalkan yang telah lalu, jadilah anda yang baru guna cinta yang baru.

2. Pantaskan diri guna cinta yang baik, sebab cinta yang datang ialah cerminan dirimu

 

Memperbaiki diri memang suatu kewajiban yang mesti anda lakukan setelah anda sadar bahwa sekitar ini anda memang belum menjadi yang terbaik guna siapapun. Kalau kamu hendak cinta yang baik, anda pun mesti jadi baik. Cinta yang datang dapat jadi gambaran dari dirimu sendiri. Jadi, bila kamu hendak pasangan yang layak untukmu, anda pun mesti memantaskan dirimu untuknya.

Menggali renjanamu dan menekuninya ialah suatu format memantaskan diri, karena anda akan bahagia menjalaninya dan menjadi individu yang positif. Cinta yang baru juga nggak bakal salah alamat menghampirimu.

3. Selesaikan urusanmu dan terima dirimu sendiri sebelum memburu cinta

 

Kalau anda belum berlalu dengan suatu permasalahan yang masih mengganjal, bagaimana kamu dapat menjalankan hidupmu dengan tenang dan bagaimana dapat kamu menggali cinta yang baru bila di hatimu masih terdapat yang mengganjal? Hal-hal yang jadi ganjalanmu bakal jadi penghalang guna melangkah.

Kamu mesti berlalu dengan urusan itu sebelum anda memutuskan untuk mengawali cinta yang baru, berdamailah dengan keadaan. Bebaskan dirimu dari rasa bersalah atau dendam yang masih menghantui pikiranmu demi menjadi individu yang lebih baik, terimalah dirimu ketika ini.

4. Kontrol emosi dan egomu dengan baik, supaya siap hadapi proses pendewasaan di hubungan yang baru

 

Mengontrol emosi bukan berarti mengharuskan anda menjadi orang yang tenang, menjadi sosok yang ekspresif pasti boleh saja kok. Maksudnya mengontrol emosi di sini ialah kamu mesti tahu bagaimana menanam emosimu, kapan anda harus tenang dan kapan anda boleh marah. Kemampuan mengendalikan emosi memang perlu kesabaran, minimal kedewasaan seseorang dapat dilihat dari bagaimana dia mengendalikan emosinya.

Selain tersebut mengontrol ego pun perlu anda kuasai supaya kamu dapat dengan arif menghadapi perseteruan. Apalagi ketika cinta yang baru itu muncul dan anda menjadi unsur hidupnya juga, nanti tentu akan terdapat perdebatan sebab perbedaan kalian.

5. Kamu perlu tersingkap pada setiap teknik pandang sebab perbedaan tersebut melengkapi teknik pandangmu sendiri

 

Nggak seluruh orang punya teknik pandang yang sama laksana apa yang anda pikirkan, kamu pun harus menerima teknik pikir seseorang dalam memandang sesuatu urusan secara tersingkap dan nggak dapat seenaknya menghakimi bahwa teknik pandang mereka tersebut salah. Bahkan bila bisa, dalam menghadapi suatu permasalahan kamu pun perlu memandang dari sekian banyak perspektif supaya kamu paham bagaimana posisi mereka.

Justru dari sudut pandang yang bertolak belakang kamu dapat melengkapi teknik pandangmu sendiri. Hal itu juga dapat meminimalisir perselisihan, ketika anda pun mengetahui sudut pandang orang lain.

6. Belajar berkomitmen dapat dimulai dari bertanggung jawab pada sebuah pilihan

 

Untuk menyambut cinta yang baru, anda perlu berkomitmen supaya kamu pun dapat saling mengawal perasaan satu sama lain. Cinta tanpa adanya komitmen tidak akan dapat bersatu, anda perlu belajar bagaimana menghargai komitmen guna cinta yang baik. Hal itu dibuka dari urusan kecil, laksana bertanggung jawab pada pilihanmu.

Misalnya, anda memilih guna mencalonkan diri sebagai ketua BEM sesudah terpilih anda harus dapat bertanggung jawab, walau tak gampang tapi anda harus menuntaskan tugasmu dengan baik. Komitmen laksana pengingat dan semangat ketika anda sudah mulai lengah dan terbit jalur, dengan komitmen anda tetap dapat memperjuangkan pilihanmu.

Kamu pun perlu mempersiapkan dirimu guna menyambut cinta yang baru, supaya tak lagi tidak berhasil dan membuatmu kecewa laksana yang sudah-sudah. Terkadang sesuatu urusan yang baik memang paling harus dibuka dari diri anda sendiri.